Catatan kedua tentang sahabat, puisi pertama aku sembunyikan
Ya, memang aku tak mengerti apa yang ada
di kedalaman
Aku selalu berada di atasnya, kini aku
duduk di karang yang menjulang
Dan sahabatku, ia hanya berputar-putar
mengelilingiku, senang
Memang badai telah usai, kini aku mencoba
mengobati sakit dari bulu hitam, patah
Hari itu tak ada bintang, dan aku
berbicara dengan sahabatku, di lautan, lagi
Apa yang ia katakan bukanlah seperti saat
kita menemukan garis awal dahulu
Aku tak mengerti apa yang berjalan berada
di dalam kepalaku